Kategori: BERITA

  • Pascasarjana UMP Gelar Kajian Kurikulum Magister Pendidikan IPS, Tegaskan Komitmen pada Mutu dan Relevansi Global

    Pascasarjana UMP Gelar Kajian Kurikulum Magister Pendidikan IPS, Tegaskan Komitmen pada Mutu dan Relevansi Global

    Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Pascasarjana kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan Kajian Kurikulum Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada Jumat, 9 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 2 Gedung Pascasarjana ini menghadirkan Prof. Dr. Suswandari, M.Pd. sebagai narasumber utama.

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UMP, Dr. H. Kuntoro, M.Hum., yang menekankan pentingnya kajian kurikulum sebagai langkah strategis dalam menjamin keberlanjutan mutu akademik dan responsivitas terhadap dinamika global.

    Hadir dalam kegiatan ini para pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Sugeng Triatmono, S.Pd., M.Pd. (Kepala Seksi PTK Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Purbalingga), Nopidha Ardyansah, S.Pd., M.Pd. (Ketua MGMP IPS SMP), Intan Kusuma Dewi, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris MGMP IPS SMP), serta Dr. Laily Nurlina, S.Pd., M.Pd. (Wakil Tim Penjamin Mutu Pascasarjana). Kolaborasi ini mencerminkan sinergi akademik antara universitas dan pemangku kepentingan eksternal.

    Dalam paparannya, Prof. Dr. Suswandari, M.Pd., Guru Besar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sekaligus Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Karanganyar, menyampaikan pentingnya pembaruan kurikulum yang adaptif terhadap isu-isu global seperti keberlanjutan, kewarganegaraan digital, hingga globalisasi sosial. Kurikulum yang disusun ulang secara berkala juga harus mampu menjawab kebutuhan profesi dan perkembangan keilmuan.

    Sementara itu, Dr. Beny Wijarnako K., Kaprodi Magister Pendidikan IPS sekaligus Ketua Pelaksana, menegaskan bahwa kajian ini bukan hanya bersifat teknis, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkuat karakter lulusan.

    “Kegiatan kajian kurikulum ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi menyeluruh terhadap capaian pembelajaran. Kita ingin lulusan Magister Pendidikan IPS UMP tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etika, dan kemampuan beradaptasi di tengah dinamika masyarakat global,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa kurikulum yang kuat akan menjadikan mahasiswa lebih siap menjawab tantangan profesi dan memimpin perubahan di lingkungan kerja mereka.

    Selain penguatan materi dan struktur kurikulum, kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam menyusun strategi menuju akreditasi unggul dan peningkatan daya saing nasional maupun internasional.

    Dengan kajian ini, UMP menunjukkan keseriusannya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Pascasarjana UMP terus berupaya mencetak lulusan yang adaptif, transformatif, dan mampu menjadi agen perubahan di berbagai lini kehidupan masyarakat.

  • UMP Luncurkan Promo Berkah Ramadan, Diskon Biaya SPP dan Gratis Pendaftaran Program Pascasarjana

    UMP Luncurkan Promo Berkah Ramadan, Diskon Biaya SPP dan Gratis Pendaftaran Program Pascasarjana

    Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meluncurkan program Promo Berkah Ramadan, yakni dengan pembebasan 50% biaya SPP Semester 1, sumbangan Pembangunan dan pengembangan serta gratis pendaftaran program pascasarjana. 

    Kepala Biro Publikasi dan Admisi (BPA) UMP Dr. Yudha Febrianta, M.Or. mengatakan untuk Ramadhan 1443 Hijriah ini, UMP mengambil kebijakan pembayaran bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2024-2025 untuk 18 program studi selama rentang waktu 18 Maret – 8 April 2024. 

    “18 prodi tersebut yakni Akuntansi D3, Desain Komunikasi Visual S1, Sastra Inggris S1, Pendidikan Geografi S1, Pendidikan Sejarah S1, PPKn S1, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1, Pendidikan Bahasa Inggris S1, Pendidikan Matematika S1, Pendidikan Biologi S1, Pendidikan Guru PAUD S1, Teknologi Rekayasa Elektro Medis D4, Teknik Kimia S1, Agribisnis S1, Agroteknologi S1, Akuakultur S1, dan Hukum Ekonomi Syariah S1,” katanya di Purwokerto,  Rabu (20/3). 

    Menurutnya, program ini ditujukan untuk memudahkan calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di UMP dengan biaya yang lebih terjangkau. Selain itu, pembebasan biaya pendaftaran untuk program pascasarjana memberikan kesempatan lebih kepada para lulusan untuk mengembangkan karier akademik mereka.

    “Calon mahasiswa yang tertarik dengan program ini dapat segera mendaftar melalui situs resmi PPMB UMP. Proses pendaftaran akan memperoleh fasilitas gratis biaya pendaftaran untuk program pascasarjana,” jelasnya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan, Program ‘Promo Berkah Ramadan’ diadakan sebagai bentuk dukungan UMP terhadap masyarakat yang ingin mengakses pendidikan tinggi berkualitas di UMP. “Kami mengundang para calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” ujar Kepala Biro BPA UMP Dr. Yudha Febrianta, M.Or.

    “Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat meraih kesempatan untuk mengembangkan potensi akademik mereka di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mewujudkan cita-cita pendidikan Anda,” pungkasnya.

  • Rektor UMP Lantik Direktur Pascasarjana, Dekan, dan Ketua Lembaga Hukum Masa Jabatan 2023-2027

    Rektor UMP Lantik Direktur Pascasarjana, Dekan, dan Ketua Lembaga Hukum Masa Jabatan 2023-2027

    Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar acara pelantikan Direktur Program Pascasarjana, Dekan, dan Ketua Lembaga Hukum yang akan memimpin di lingkungan kampus untuk masa jabatan 2023–2027. Acara ini digelar di Gedung Aula AK Anshori Gedung Pusat Lt 3, Kamis (30/11/2023).

    Adapun daftar yang dilantik yakni Dr Kuntoro MHum sebagai Direktur Program Pascasarjana, Dr Elly Hasan Sadeli MPd sebagai Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Assoc Prof Dr Naelati Tubastuvi SE MSi sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Ir Iskahar ST MT sebagai Dekan Fakultas Teknik dan Sains, Dr Anis Shofiyani SP MP sebagai Dekan Pertanian dan Perikanan. 

    Lainnya yakni, Retno Dwiyanti SPsi MSi PhD sebagai Dekan Fakultas Psikologi apt Binar Asrining Dhiani MSc PhD sebagai Dekan Fakultas Farmasi, Dr Wida Nirmalawati SS MA sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi, Assoc Prof Dr Ns Hj Umi Sholikhah sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Assoc Prof Dr dr M Mansur Romi SU PA(K) sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, dan Dr Soediro SH LLM sebagai Ketua Lembaga Hukum. 

    Dalam sambutannya, Rektor UMP, Assoc Prof Dr Jebul Suroso, menekankan pentingnya peran Direktur Program Pascasarjana, Dekan, dan Ketua Lembaga Hukum dalam mengembangkan visi dan misi universitas. 

    “Kepemimpinan akademis yang baik di tingkat fakultas, dan program pascasarjana sangat menentukan kesuksesan dan kualitas pendidikan di UMP,” ujar Rektor.

    Menurutnya, masa jabatan dekan dan direktur program pascasarjana yang baru dilantik ini akan berlangsung hingga tahun 2027. 

    “Selamat kepada para dekan yang baru dilantik. Semoga keberlanjutan pembangunan akademis UMP semakin maju dan berkontribusi positif bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia,” kata Rektor Assoc Prof Dr Jebul Suroso. 

    Buka Kampus ke Empat di Tegal

    Dalam pidatonya, Rektor UMP juga mengumumkan rencana pengembangan UMP dengan membuka kampus baru di Kabupaten Tegal dan menambah program studi baru, termasuk program S3 pendidikan, S2 hukum, S2 psikologi, dan S1 Desain Komunikasi Visual dan Ilmu Olahraga. Harapannya, langkah-langkah ini akan semakin memperkuat posisi UMP di tingkat nasional dan internasional.

    Rektor mengajak seluruh civitas akademika dan stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga reputasi UMP dan terus meningkatkan kualitas program studi hingga mendapatkan akreditasi unggul pada tahun 2027.

    “Dengan semangat baru dan komitmen tinggi, UMP melangkah ke masa depan dengan keyakinan bahwa perguruan tinggi ini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat,” jelasnya. 

    Pesan Spiritual BPH: Bekerjalah dengan Tenang Hati, Jangan Gelisah

    Dalam acara pelantikan tersebut, Badan Pembina Harian (BPH) UMP diwakili oleh Drs H Achmad Kifni memberikan pesan spiritual kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menyoroti pentingnya keberagaman dalam kepemimpinan dengan mencatat bahwa separuh dari pimpinan yang dilantik adalah perempuan.

    “Karena Badan Pembina Harian jadi nasehatnya spiritual semua orang yang menjabat menghayati filosofi kepala. Ada Lima, pertama melihat ke atas. Artinya harus patuh pada atasan. Kedua melihat kebawah, artinya tidak ada sukses seseorang sendirian, pasti ada dukungan dari bawah. Ketiga menengok, lihat ke kanan dan ke kiri teman sekerja jangan dilupakan,” ungkap Drs H Achmad Kifni.

    Drs H Achmad Kifni mengakhiri pesannya dengan mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan tekun, kencang, dan penuh dedikasi. “Bekerjalah dengan tenang hati, jangan gelisah. Insya Allah akan mencapai tujuan. Amin ya robbal alamin,” pungkas Drs H Achmad Kifni.

  • Pascasarjana UMP Jalin Potensi Kerjasama Internasional

    Pascasarjana UMP Jalin Potensi Kerjasama Internasional

    Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses gelar Stadium General yang sangat dinantikan pada Rabu, 27 September 2023, di Aula Badiuzzaman, Gedung Fakultas Teknik UMP kemarin. Acara bergengsi ini, yang mengusung tema “Education Research,” dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana dan menghadirkan pembicara istimewa, yakni Mr. Bernardo C. Lunar, PhD, dari San Pablo University.

    Direktur Pascasarjana UMP Dr Eko Hariyanto, MSi Akt CA CPA, dalam pernyataannya, menyampaikan rasa senangnya dapat hadir dalam Stadium General ini dan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa.

    “Kuliah umum menjadi acara yang penting untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa, serta memperluas pemahaman mereka tentang topik yang relevan dan bermanfaat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia berharap untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dengan San Pablo University di Filipina. 

    “Satu hal lagi, saya ingin menjalin kerjasama untuk Kolokium bagi mahasiswa semester 3 atau 4. Para mahasiswa akan diwajibkan mempresentasikan proposal tesis mereka, yang akan direview oleh dosen-dosen dari San Pablo University dan UMP. Ini diharapkan akan meningkatkan kualitas tesis mahasiswa dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” tambahnya dengan semangat.

    Acara Stadium General dengan tema “Education Research” ini diharapkan akan menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang menguntungkan antara UMP dan San Pablo University, serta memperkaya pengetahuan dan pengalaman para mahasiswa pascasarjana UMP dalam dunia penelitian pendidikan.

  • Program Pascasarjana UMP Sukses Gelar Konfrensi Tingkat Dunia

    Program Pascasarjana UMP Sukses Gelar Konfrensi Tingkat Dunia

    Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), gelar konferensi European Alliance for Innovation-International Conference on Social Sciences (EAI-ICONESS 2023) di Aula Syamsudi Irsyad, sabtu (22/7/2023) kemarin.

    EAI-ICONESS 2023 merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan temuan dan hasil penelitian di bidang ilmu sosial antara lain Pendidikan, Agama, dan Literasi. Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam sebuah seminar berskala internasional.

    Ketua Penyelenggara Konferensi, Assoc. Prof. Subuh Anggoro mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini untuk berbagi informasi serta membangun kerjasama antar akademisi.

    “Kita pengen setelah konferensi ini, ada yang bisa kita ajak untuk kerja sama, mungkin kolaborasi reseach, pertukaran pelajar, dan visiting lecture,” jelasnya.

    Direktur Pascasarjana UMP Dr. Eko Hariyanto, M.Si., Ak,. CA., CPA dalam sambutannya menyampaikan beberapa tujuan diadakan konferensi ini. Diantaranya menghimpun berbagai ide dan gagasan dari hasil penelitian untuk memberikan masukan bagi dunia pendidikan di Indonesia.

    “Tujuan lain adalah mempertemukan para akademisi praktisi dan peneliti di bidang pendidikan agama, dan yang terakhir adalah untuk memfasilitasi publikasi bagi para akademisi dan peneliti di bidang pendidikan agama,” katanya.

    Lebih lanjut ia berharap konferensi ini dapat memberikan solusi dari permasalahan yang ada. Diharapkan dengan forum internasional ini dapat mengajukan ide dan menjawab permasalahan yang muncul dalam komunikasi domestik dan global.

    Sementara itu Wakil Rektor I, Ir. Aman Suyadi, M.P mengatakan ICONESS secara tidak langsung mendukung akreditasi unggul untuk UMP, karena ICONESS bertujuan mendorong peneliti dan akademisi membicarakan isu-isu yang sedang hangat.

    “ICONESS 2023 merupakan program pascasarjana dengan ide dasar penelitian di bidang ilmu sosial untuk menghasilkan dampak penelitian yang maksimal terhadap pendidikan, agama, dan literasi, serta meningkatkan hubungan antar akademisi,” jelasnya. 

  • Peneliti Dunia Bakal Konferensi di Program Pascasarjana UMP

    Peneliti Dunia Bakal Konferensi di Program Pascasarjana UMP

    Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menggelar 2nd European Alliance for Innovation-International Conference on Social Sciences (2nd EAI-ICONESS 2023) bertajuk Beyond Education from Local Wisdom Competitiveness.

    2nd EAI-ICONESS 2023 merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan temuan dan hasil penelitian di bidang ilmu sosial antara lain Pendidikan, Agama, dan Bahasa. Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam skala internasional.

    Ketua Penyelenggara Konferensi Assoc. Prof. Dr Subuh Anggoro mengatakan 2nd EAI-ICONESS 2023  bertujuan untuk mendorong dan memberikan kesempatan kepada para peneliti dan akademisi untuk bertukar pandangan dan pendapat, membahas dan memperdebatkan pertanyaan penelitian tentang masalah kebijakan yang relevan dan menghasilkan keluaran penelitian akademis tentang isu–isu terkini dalam penelitian  sosial humaniora.

    “2nd EAI-ICONESS 2023 ini merupakan program dua tahunan dari Program Pascasarjana UMP bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Ide dasar untuk mendorong penelitian kebijakan dalam ilmu sosial adalah untuk memberikan dampak penelitian yang maksimal pada pendidikan, agama dan literasi. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara akademisi & akademisi, pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan,” ungkapnya. 

    Lebih lanjut ia mengatakan, 2nd EAI-ICONESS 2023 akan menampilkan 6 keynote speaker dari Jepang, India, Malaysia, Uzbekistan, dan Indonesia. Adapun 40% dari 198 presenter yang akan memaparkan hasil penelitian berasal dari Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, China, dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta.

    “2nd EAI-ICONESS 2023 mendapat dukungan dari European Alliance for Innovation (EAI) dalam proses persiapan hingga publikasi proceeding EAI-CCER yang terindeks oleh pengindeks internasional (EI Compendex, EBSCO, Scopus dan lain-lain). Disamping itu panitia 2nd EAI-ICONESS 2023 berasal beberapa negara seperti Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, China, dan Indonesia,” katanya.  

    Dijelaskan, beberapa institusi yang terlibat antara lain Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Malaysia Sabah (UMS), UCSI Universiti Malaysia, Institute of Teacher Education of Tuanku Bainun Campus Malaysia, Wawasan University Malaysia, dan Normal University of China, Society Research Development (SRD). 

    “Kampus lain diantaranya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Riau (UNRI), Universitas Negeri Malang (UNM), Universitas Terbuka (UT), Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Kupang,” pungkasnya.

  • Selamat! 11 Mahasiswa Pascasarjana UMP Lolos Program Talenta Inovasi

    Selamat! 11 Mahasiswa Pascasarjana UMP Lolos Program Talenta Inovasi

    Sebanyak 11 mahasiswa Magister Pendidikan Dasar, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan puluhan mahasiswa S1 dari berbagai program studi di lingkungan UMP lolos seleksi administrasi Program Talenta Inovasi Indonesia Tahun 2021. Dari 4.116 peminat, sebanyak 2.942 orang sudah finalisasi. Mereka selanjutnya mengikuti proses seleksi administrasi.

    Mahasiswa Pascasarjana yang lolos Program Talenta Inovasi Indonesia Tahun 2021 adalah: Dwi Warti Utami; Eni Rulita; Muhamad Takris; Desy Prastiti Setiarini; Mohamad Qomarudin Yahya; Mugi Rahayu; Nofita Sari; Upik Aimanah; Namang Rosid Abidin; Vembe Andy Romaeta; Riptina Pawestri.

    Sementara beberapa mahasiswa UMP yang lolos antara lain: Arif Wibowo (Ilmu Keperawatan); Oktavia Novi (Akuntansi); Andra Tiara Syafira (Akuntansi); Arienda Gitty Ramadani (Manajemen); Dwi Shafamega Azzahra (Akuntansi); Fahmi Rochmat Ngabdillah (Akuntansi); Muhamad Riki (Manajemen); Syaefa Intan Salsabilla (Manajemen); dan Felia Oktafiani (Akuntansi).

    Direktur Sumber Daya pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Mohammad Sofwan Effendi menjelaskan, pelamar yang namanya lolos akan memasuki tahapan seleksi selanjutnya, yaitu Seleksi Substansi oleh Tim Reviewer Program Talenta Inovasi Indonesia. Sedangkan bagi pelamar yang namanya belum masuk diberikan kesempatan untuk melengkapi ataupun memperbaiki dokumen yang dipersyaratkan dengan cara login kembali ke laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/v2/talenta-inovasi dan melakukan finalisasi pendaftaran sampai dengan tanggal 31 Oktober 2021 pukul 23:59 WIB.

    Program Talenta Inovasi Indonesia 2021 adalah program pendanaan berupa insentif yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang aktif studi pada program Sarjana, Magister atau Doktor, baik pada bidang akademik maupun terapan. Mereka diharapkan mewujudkan inovasi dan kreativitas independen dan apresiasi atas karya inovatif kreatif mahasiswa yang mendukung pengembangan ipteks yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Program Talenta Inovasi Indonesia Tahun 2021 merupakan program yang sebelumnya dikelola Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN). Program Talenta Inovasi Indonesia merupakan program pendanaan berupa insentif untuk membantu pembiayaan dalam mewujudkan inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa, pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan mempercepat penyelesaian masa studi. 

  • Kuliah Perdana Pascasarjana UMP, Hadirkan Kemendikbud

    Kuliah Perdana Pascasarjana UMP, Hadirkan Kemendikbud

    Stadium generale kuliah perdana Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah hadirkan Dr. rer. pol. Vira Agustina,  Analis Kebijakan Ahli Muda Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

    Kuliah dilaksanakan secara virtual melalui Zoom ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru di program pascasarjana UMP pada Kamis, (2/9/2021)

    Rektor UMP Dr Jebul Suroso dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa dapat selesai tepat waktu. Selain dapat lulus 2 tahun, mahasiswa pascasarjana diminta untuk memiliki keilmuan yang berkualitas berkualitas sebagai ciri dari UMP.

    “Kuliah di program pascasarjana tentu saja berbeda dengan program sarjana, jika di program sarjana banyak menerima pengetahuan sedangkan di pascasarjana akan lebih banyak menemukan pengetahuan,” tandasnya. 

    Acara Kuliah Perdana dipandu oleh moderator Dr. Sriyanto sebagai Kaprodi Magister Pendidikan IPS UMP. 

    Dalam pengantarnya disampaikan Indonesia bahkan dunia saat ini sudah tidak bisa berbalik ke tahun 2019, sebelum masa pandemi. Menurutnya, di tahun 2020 adalah proses percepatan perubahan teknologi dimana internet dan pembelajaran online menjadi sebuah keniscayaan untuk ditolak.

    “Di masa ini internet of thing tidak dapat dihindari lagi, sehingga peran media sosial sangat kuat dalam mempengaruhi perilaku sosial masyarakat termasuk siswa,” katanya. 

    Sementara itu dalam kuliahnya, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dr. rer. pol. Vira Agustina, menyampaikan tentang dua hal yakni sharing and motivating. 

    “Sharing, artinya terkait dengan hasil penelitian disertasinya tentang pergeseran peran publik dalam proses pengambilan keputusan dipendidikan dasar dan menengah. Kemudian peran media sosial di Indonesia dan berpengaruh cukup kuat dalam proses pengambilan keputusan pemerintah,” jelasnya. 

    Ia juga memotivasi mahasiswa, Dr. Vira Agustina membagikan trik dan tips, bahwa keberhasilan belajar di program pascasarjana perlu adanya manajemen prioritas, riset kolaboratif, dan orientasi penyelesaian studi.

  • Himpun Ilmuwan dan Pakar, Program Pascasarjana UMP Gelar EAI- ICONESS 2021

    Himpun Ilmuwan dan Pakar, Program Pascasarjana UMP Gelar EAI- ICONESS 2021

    Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah mengelar European Alliance for Innovation-International Conference on Social Sciences (EAI-ICONESS 2021) bertajuk Beyond Education from Local Wisdom Competitiveness.

    EAI-ICONESS 2021 merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan temuan dan hasil penelitian di bidang ilmu sosial antara lain Pendidikan, Agama, dan Literasi. Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam sebuah seminar berskala internasional.

    Ketua Penyelenggara Konferensi Subuh Anggoro mengatakan, EAI-ICONESS 2021 bertujuan untuk mendorong dan memberikan kesempatan kepada para peneliti dan akademisi untuk bertukar pandangan dan pendapat, membahas dan memperdebatkan pertanyaan penelitian tentang masalah kebijakan yang relevan dan menghasilkan keluaran penelitian akademis tentang hal-hal penting. masalah sosial.

    “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghimpun para ilmuwan, pakar dan praktisi pendidikan, mahasiswa, dan perwakilan organisasi masyarakat dalam forum ilmiah. Berbagi dan berdiskusi tentang pengetahuan teoritis dan praktis tentang ilmu sosial, agama dan literasi,” katanya, Jum’at (30/7/2021) di Purwokerto.

    Dijelaskan, EAI-ICONESS 2021 merupakan kerjasama antara Program Pascasarjana UMP dengan European Alliance for Innovation (EAI), sebuah organisasi dari Europe Union yang bekerjasama dengan SPRINGER, salah satu publisher terkemuka dunia. Organisasi tersebut membantu para peneliti untuk mempublikasikan karyanya di tingkat internasional.

    “Ide dasar untuk mendorong penelitian kebijakan dalam ilmu sosial adalah untuk memberikan dampak penelitian yang maksimal pada pendidikan, agama dan literasi. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara akademisi & akademisi, pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan,” jelasnya.

    Keynote dan invited speaker EAI-ICONESS 2021 berasal dari 5 negara yaitu Jepang, Malaysia, Singapura, Filipina dan Indonesia. Adapun 102 presenter adalah dari mahasiswa, dosen dan guru se Indonesia. Menurutnya, untuk luaran EAI-ICONESS 2021 yakni berupa artikel yang dimuat dalam EAI-CCER Conference Series dari European Union Digital Library (EUDL) yang berafiliasi dengan publisher SPRINGER Belanda dan terindeks Scopus, Portico, dblp, DOAJ, ProQuest, EBSCO.

    “Selain itu juga dimuat di dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar terindeks Sinta 3 dan Copernicus dengan ICV 66,25, dan EAI-ICONESS 2021-Proceedings Conference (terindeks Google Scholar,” pungkasnya.

  • Pascasarjana IPS UMP Gelar Uji Kompetensi Penulisan Buku Nonfiksi

    Pascasarjana IPS UMP Gelar Uji Kompetensi Penulisan Buku Nonfiksi

    Program Studi Magister Pendidikan IPS Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Sebelas Maret bekerja sama dengan LSP Penulis Editor Profesional menggelar kegiatan Uji Sertifikasi Kompetensi untuk skema Penulisan Buku Nonfiksi, Penyuntingan Naskah/Editor, dan Penyuntingan Substantif, (19/9/2020).

    Ketua Program Studi Magister Pendidikan IPS Program Pascasarjana sekaligus asesor LSP PEP Dr. Sriyanto, M.Pd., mengatakan, setifikasi kompetensi untuk pelaku perbukuan saat ini menjadi penting setelah disahkan UU No. 3 Tahun 2017 untuk standarisasi profesi, pengakuan kompetensi, dan penghargaan bagi para pelaku perbukuan.

    “Setidaknya ada 10 pelaku perbukuan menurut UU tersebut, diantaranya adalah penulis, editor, desainer, ilustrator, penerjemah, penyadur,” katanya.

    Sriyanto berharap para pelaku perbukuan dapat distandarisasi melalui sertifikasi tersebut.

    “Kegiatan berlangsung satu hari diikuti oleh 36 peserta, dan menghadirkan tiga asesor yaitu Dr. Sriyanto (UMP), Indri Murniawaty, M.Pd., (Unnes), dan Hatib Rahmawan, S.Ag., M.Ag., (UAD),” terangnya.

    Acara dilaksanakan di Gedung A FKIP UNS Jalan Ir. Sutami Surakarta, dibuka oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Slamet Subiyantoro, M.Si.

    Dalam sambutannya Prof. Slamet Subiyantoro menyampaikan bahwa regulasi kurikulum kampus merdeka belajar menuntut para dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensinya agar dapat mengimbangi regulasi tersebut.

    “Uji Sertifikasi Kompetensi diikuti oleh perguruan tinggi dari Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, yaitu UNS, UNNES, UKSW Salatiga, ISI Surakarta, UMS, UAD, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban,” katanya.

    Kegiatan dilaksanakan secara luring, namun tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan mengatur jarak dalam satu ruangan maksimal 15orang, menggunakan masker, dan tersedianya handsanitizer.